Mengatasi Anak Mengompol


anak adalah buah hati dari orang tua ( bapak dan ibu ), jadi pastilah orang tua akan sayang sekali kepada anaknya, tetapi kadang-kadang ada kebiasaan atau tingkah laku anak yang sering kali membuat orang tua kesal, salah satunya adalah kebiasaan mengompol (enuresis). Ada yang perlu dikaji disini, sebenarnya mengompol pada anak balita adalah sesuatu yang wajar, sedangkan banyak orang tua yang menganggap itu tidak wajar, sehingga si anak akan diberi hukuman entah berupa larangan atau ejekan yang membuat kebiasaan mengompol anak ini malah menjadi-jadi, seharusnya disini orang tua tidak perlu kuatir, anak baru perlu mendapat perhatian khusus apabila ia terus mengompol setelah melewati usia 5 tahun. beberapa penyebab mengompol

1. Kelelahan fisik.

apabila sianak beraktivitas berlebihan sebelum tidur, maka malam harinya ia akan
tidur lelap, sehingga bila terasa ingin buang air kencing dia akan sulit untuk
bangun.
2. Faktor lingkungan.

misalnya apabila berada di ruangan yang ber ac atau saat cuaca dingin.
3. Emosi.

banyak contohnya disini salah satunya adalah punya adik baru, sedang pindah
rumah,dll
bagaimana cara mengatasinya ?

harus dipastikan dulu bahwa tidak ada penyakit atau kelainan tertentu yang menjadi penyebab, karena bila ada faktor ini harus dikonsultasikan secara mendalam dengan dokter untuk mengatasi penyebabnya.

Tips – tips yang harus dilakukan untuk mengatasi kebiasaan mengompol :

1. Bersikaplah sewajarnya.
Jangan menunjukkan rasa jengkel,marah atau bahkan panik.

2. Bicarakan baik-baik dengan anak anda.
Ada banyak kasus dimana anak berhenti mengompol setelah diajak bicara dari hati-
hati. Bila penyebabnya karena ia iri dengan perhatian orang tua kpd adik bayinya
cari pemecahan bersama dan beri perhatian yang cukup untuk kakaknya.

3. Usahakan bangunkan anak sebelum ia mengompol.
Bila ia mengompol 3 jam setelah tidur, maka bangunkan anak 2 jam setelah tidur,
kemudian ajak kekamar mandi dan suruh ia buang air kecil.

4. Hindari memberi banyak minum sebelum tidur.
Apalagi minuman yang memudahkan buang air kecil, seperti minuman dingin, atau teh
manis.

5. Beri dukungan anak.
Ini adalah tindakan terpenting diantara yang lain, jadi anak harus diberi
dukungan bukan malah di ejek,dimarahi,atau bahkan dihukum, karena ini malah
membuat anak jadi depresi dan cemas, sehingga akan membuat anak menjadi
pendiam,minder,pemalu yang akan menambah masalah lagi dan memperberat kebiasaan
mengompolnya. Jadi jangan sekali-kali mempermalukan anak atau membandingkan dengan
anak lain, malah bila sianak berhasil tidak mengompol berilah ia hadiah dan pujian
tentang keberhasilannya dihadapan banyak orang, agar ia semakin termotivasi.

6. Latihan menahan kencing.
Latihan ini berguna untuk membantu kandung kemih menampung urin lebih banyak,
serta menyadarkan si anak akan sinyal dari kandung kemihnya.

yang perlu juga diperhatikan juga oleh orang tua adalah mengompol ini bisa sembuh sendiri, jadi hanya perlu kesabaran dan ketelatenan ortu, biasanya antara usia 7-12 tahun yang sering terjadi kesembuhan, dan sedikit saja anak yang terus mengalaminya sampai remaja.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s